Monday, August 7

Superman never dies...


Senyuman yang bersahabat dari sang pria bertubuh baja adalah hal
terakhir yang dilihat penonton di akhir film "Superman: The Movie"
yang diperankan oleh Christopher Reeve pada tahun 1978. Setelah semua
prestasi dengan kekuatannya yang mengagumkan untuk menyelamatkan dunia
dari malapetaka yang akan datang, Superman berhenti sejenak saat dia
sedang terbang di atas bumi untuk meyakinkan kita bahwa semua berada
di bawah kendalinya.

Ketertarikan pengarang Stephen Skelton dalam kisah kepahlawanan ini
dimulai saat dia menonton film ini di masa kecilnya. Film itu
meninggalkan kesan yang abadi sampai-sampai dia menulis buku "The
Gospel According to the World's Greatest Superhero" untuk menunjukkan
kemiripan petualangan Superman dengan kisah Alkitab. "Kisah Superman
dimulai seperti ini... Dari atas, Bapa di Surga mengirimkan Anak
satu-satuNya utuk menyelamatkan bumi. Saat Dia turun ke bumi, dia akan
dibesarkan oleh dua orang tua yang bernama Maria (Mary) dan Yusuf
(Joseph), sekarang kisah Superman inilah yang kita bicarakan," kata
Skelton. "Ketika usianya 30 tahun, Superman memulai misi publiknya,
ini adalah usia yang sama seperti Yesus," jelasnya. "Dan dalam proses
menjalankan misinya itu, Superman akan berjuang untuk kebenaran dan
keadilan, dua hal alkitabiah yang sangat mendasar bagi suatu misi."

Superman hidup kembali setelah dibunuh dalam buku komik terakhir yang
diterbitkan pada tahun 1992 berjudul "The Death of Superman". Kemudian
Superman kembali ke bumi, disinilah saat dimana inti cerita dari
"Superman Returns" berasal. "Dengan rincian hal-hal dari cerita ini,
saya tahu tidak ada kisah lain yang begitu mirip selain kisah Yesus,"
kata Skelton.

Cerita komik asli Superman diciptakan oleh Jerry Siegel dan Joel
Shuster di tahun 1930an, awalnya tidak dimaksudkan untuk dibuat mirip
dengan kisah Alkitab. Kedua remaja Yahudi ini tersandung begitu saja
dalam plot dimana mereka menciptakan kisah petualangan Superman.
Mereka menggambar dari pahlawan-pahlawan Alkitab, seperti Samson, yang
adalah orang terkuat di Alkitab, dan Musa, yang menolong pembebasan
bangsa Israel dari perbudakan. Kisah yang tidak asing lagi tersebut
menjadi satu kisah yang mereka gunakan karena nampaknya itu adalah
cara yang paling masuk akal untuk membentuk kisah dari seorang
pahlawan yang hebat. Superman juga diciptakan dari kisah kehilangan
dari ayah Jerry, yang ditembak mati oleh seorang perampok, dan pada
waktu Amerika sedang berperang dengan depresi luar biasa dan dunia
sedang bertempur dalam perang dunia II. "Mereka mencari figur seorang
penyelamat yang bisa mereka impikan, seseorang yang bisa memberikan
harapan dan menginspirasi mereka," kata Skelton.

Sutradara X-Men Bryan Singer membawa kisah Superman yang terbaru ke
layar lebar dengan judulnya "Superman Returns". Meskipun korelasinya
dengan kisah Yesus lebih mudah untuk dituliskan, buku-buku komik dan
para penulis acara televisi tetap menjaga ikatannya yang kuat dengan
Alkitab. Singer, yang bukan seorang Kristen, juga mengatakan agar
jangan memisahkan antara penjelasan korelasi dengan ceritanya dalam
"Superman Returns". Saat ditanyai apa inti dari "Superman Returns",
Singer mengatakan, "Superman Returns adalah tentang apa yang terjadi
saat mesias datang kembali."

Di samping kemiripan dalam jalan cerita, simbolisme yang kuat dalam
petualangan Superman menunjuk secara langsung kepada Tuhan. Buku
Skelton mendiskusikan secara khusus makna yang ditemukan di balik
kostum Superman. Salah satu simbol yang menarik bagi Skelton adalah
perisai segitiga yang melekat dengan huruf "S" di dadanya. Secara
sejarah, segitiga itu adalah simbol dari Trinitas: Bapa, Anak, dan Roh
Kudus. Segitiga yang digunakan dalam kostum Superman menggambarkan
hubungan Tuhan dengan manusia dan karunia tunggalNya pada manusia.

Pahlawan-pahlawan yang lain telah datang dan pergi selama
bertahun-tahun – Batman, Spiderman, dan Wonder Woman. Tapi mengapa
Superman dapat bertahan tetap di ketinggian yang sama di seluruh dunia
selama lebih dari 70 tahun sementara yang lainnya tidak? Menurut
Skelton, Superman membangkitkan minat orang-orang hanya karena
kemiripannya dengan Kristus. "Bahkan saat terpisah dari kekuatan
supernya, karakter Superman sangat mencerminkan karakter Kristus,"
kata Skelton. "Superman sebenarnya mengilustrasikan perasaan bahagia
yang sama dengan yang Kristus rasakan...". Setelah menyaksikan
"Superman Returns", Skelton berbicara dengan seorang teman non Kristen
tentang film tersebut. Dia mengatakan, "Saya tidak bisa berhenti
memikirkannya. Apakah kau tahu kalau film itu lebih berbicara tentang
Yesus kepada saya dibandingkan dengan "The Passion of the Christ"?".
Skelton menjelaskan, "Alasan itu karena "The Passion of the Christ"
merupakan sebuah presentasi yang langsung dan orisinil. Jelas-jelas
itu tentang Yesus Kristus, dan hal ini mudah sekali dilewatkan oleh
seorang yang tidak percaya."

Apa yang Skelton lihat dalam percakapan itu adalah kekuatan dari
sebuah cerita fiksi yang menyatakan pesan Injil kepada penontonnya.
"Film itu berbicara ke hatinya sebelum dia menyadari apa yang
dikatakan film itu," kata Skelton. "Film itu berbicara kepadanya
tentang seorang penyelamat sejati sebelum dia dapat menolak atau
menyangkal bahwa dia memang membutuhkan seorang penyelamat sejati."
Film ini memberikan kesempatan pada orang-orang percaya untuk
membagikan apa yang Yesus Kristus lakukan di bumi ini untuk kita.
Dengan kembalinya Superman ke dunia dalam "Superman Returns", penonton
dapat membayangkan seperti apa jadinya saat Pahlawan kita, "Super Man"
yang sesungguhnya, Yesus, kembali ke dunia.

"Apa yang diingatkan oleh Superman kepada kita semua adalah bahwa
Kristus adalah Juru Selamat yang universal, penyelamat yang datang
bukan hanya untuk menyelamatkan satu orang atau menyelamatkan satu
kota penuh penduduk, tapi sebenarnya datang untuk menyelamatkan
siapapun yang hidup yang datang kepadaNya," jelas Skelton.

Sumber: Hannah Goodwyn - CBN
posted by .::BurunK::.  @  10:35:00 AM  | 

1 comments:

  • At August 07, 2006 10:44 PM, Blogger Yuyu said…

    As usual, your posts are killing my eyes!

    Hehehe, menarik jg buat disimak, tp ada bbrp hal yg sesat dan melenceng, di mana bokapnya si wong super iki kan jahat ne.. wong bapake mo dia nguasain bumi kok... wes tu lambang di dada'e kan segilimo, bkn segitelu... piye toh?!

    Dan yg paling lucu tu, wongsuper pake kolor di depan... sementara Yesus?! wah ndak brani komen deh aku :P

    Oke de, ditunggu teka teki supermannya lagi ala mas epi... hehe monggo ....

     

Post a Comment

<< Home