Sunday, October 1

Lifestyle

Hi all,

What a week? Boleh dibilang otak diperes selama seminggu, diperbaruin cara berpikir kita..hm..one thing for sure that God wants us to reach the next level of our life. Seringkali kita berpikir bahwa kita sudah ok,sudah mantep..pelayanan, berdoa, sharing firman, komsel, renungan, taat sama Tuhan...tapi minggu ini banyak pertanyaan timbul:

"Apa yang kita perbuat sudah menyenangkan hati Tuhan?"

"Apa yang kita perbuat sesuai dengan panggilan khusus yang dari pertama udah di set buat kita?"

"Apa yang kita perbuat dapat menjamin untuk masuk ke kerajaanNya?"

Wah kalo kita pikir pikir luar biasa banget deh cara Tuhan bekerja atas kita. Kalo kita dihadapkan dengan pertanyaan pertanyaan di atas, apa yang akan kita jawab? Segala sesuatu yang ada di dunia ini tidak ada yang kekal, kekekalan hanya ada di Surga. Segala sesuatu yang terjadi di dunia ini hanyalah sebuah proses dalam hidup kita untuk membuktikan apakah kita mempunyai kualitas untuk masuk ke dalam kerajaanNya?Kita sebagai anak Allah biasanya jago kandang doang. Kalo di gereja, wah holy banget deh, pelayanan luar biasa, jaga image...eh kalo di luar gereja contohnya:

di keluarga -> enggak hormat ama Ortu, tidak menjadi berkat buat ortu..dll

di sekolah - > nyontek, suka ngomong jorok..dll..

di lingkungan kerja -> tidak menginjili, egois, mau menang sendiri...dll..

Apa bedanya kita dengan anak anak Dunia? Bukankah di dalam Mat 5:13-14 kita sebagai anak Allah harus menjadi "garam dunia" dan "terang dunia".

Garam bicara memberikan rasa. Garam sedikit dapat memberikan rasa asin untuk sebuah masakan, tanpa garam terasa hambar atau tawar. Kalo udah tidak bisa mengasinkan dunia, kita akan dibuang. Kalo kita udah enggak berfungsi sesuai dengan karunia yang udah Tuhan berikan dalam hidup kita, maka kita sudah tidak berguna dan akan dibuang. Kalau kita garam..kita akan memberikan dampak dimanapun kita ditempatkan. Seringkali kita hanya berpikir tentang kesuksesan diri, ketenaran diri, kepuasan diri tanpa memikirkan apa hidup kita, perbuatan kita sudah memberikan impact, inspirasi bagi orang orang yang ada di sekitar kita? Kalau belum, berarti kita tidak ada gunanya, tidak ada fungsinya lagi..

Terang bicara memberikan cahaya agar dapat menjadi saksi Tuhan tentang kemuliaan Allah. Perbuatan baik kita sebagai anak Allah akan menjadi kesaksian hidup yang sangat luar biasa dalam kehidupan kita bersama Yesus. Kalau cahaya tersebut berada di belakang, cahaya tersebut tidak akan membantu menerangi jalan yang ada di depan. Tetapi kalau cahaya itu berada di depan, maka cahaya tersebut menerangi jalan yang ada di depan. Maksudnya, sebagai anak Allah kita harus menjadi yang terdepan, baru bisa dicontoh oleh anak anak Dunia. Tapi kalau kita lumayan..ok saja..itu tidak akan menerangi jalan kepada anak anak dunia, kalo jalan yang kita sedang jalani menuju ke kekekalan hidup. Dalam 1 Yoh 5:3-4, segala sesuatu yang lahir dari Allah mengalahkan dunia. Kita yang lahir dari Allah harus bisa mengalahkan dunia. Bagaimana caranya?

UBAH POLA PIKIR KITA - GAYA HIDUP (LIFESTYLE)

Lakukan yang terbaik dalam setiap apa yang kita perbuat dan bukan dengan tujuan untuk memuliakan diri sendiri, bukan juga untuk mencari ketenaran diri...tetapi lakukan yang terbaik tanpa memikirkan siapa yang akan mendapatkan pujian dari hasil yang diraih. (SPIRIT OF EXCELLENT). Spirit of excellent itu bukan achievement tetapi lifestyle.

Orang Kristen selalu belajar tentang "Ketulusan hati" tapi yang Tuhan mau anak Allah harus cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. Mari sama sama kita punya gaya hidup yang excellent, dan menjadi yang terdepan buat dunia agar kita terus mengasinkan dan menerangi anak anak dunia. Jangan hanya jago kandang, mari kita tunjukkan kalau kita punya kualitas sebagai anak anak Allah.

God bless you all,
Epi
posted by 3p1  @  10:32:00 PM  | 

0 comments:

Post a Comment

<< Home